Tuesday, 29 January 2013

KEKEUATAN TERSEMBUNYI PETIR

Dimalam hari saat hujan deras, langit tiba-tiba menyala. Tak lama kemudian, disusul oleh suara menggelegar. Itulah sambaran petir. Petir dapat terjadi ketika tegangan listrik pada dua titik terpisah di atmosfer (dalam satu awan atau antara awan dan permukaan tanah) mencapai tingkat tinggi.
Kilat petir terjadi dalam setidaknya dua sambaran. Pada sambaran pertama, muatan negatif (-) mengalir dari awan ke permukaan tanah. Ini bukanlah kilatan yang terang. Sejumlah kilat percabangan biasanya dapat dilihat menyebar keluar dari jalur kilat utama. Ketika sambaran pertama ini mencapai permukaan tanah, sebuah muatan berlawanan terbentuk pada titik yang akan disambarnya, dan arus kilat kedua yang bermuatan positif (+) terbentuk dari dalam jalur kilat utama tersebut langsung menuju awan.
Dua kilat tersebut biasanya beradu sekitar 50 meter diatas permukaan tanah. Arus pendek terbentuk di titik pertemuan antara awan dan permukaan tanah tersebut, dan hasilnya sebuah arus listrik yang sangat kuat dan terang mengalir dari dalam jalur kilat utama itu menuju awan.
Energi yang dilepaskan oleh sambaran petir ini lebih besar daripada yang dihasilkan oleh seluruh pusat pembangkit listrik di Amerika. Suhu pada jalur dimana petir terbentuk dapat mencapai 10.000 derajat Celcius. Sehingga panas yang luar biasa ini dapat dengan mudah membakar dan menghancurkan seluruh unsur yang ada di muka bumi. Cahaya yang dikeluarkan oleh petir lebih terang daripada cahaya 10 juta bola lampu pijar berdaya 100 watt. Allah mengarahkan perhatian pada kilauan luar biasa dari petir ini dalam Al-Qur’an,  “…kilauan kilat awan itu hamper-hampir menghilangkan penglihatan. “ (QS. An Nuur:43)
Kilatan yang terbentuk turun sangat cepat ke bumi dengan kecepatan 96.000 km/jam. Suara guruh yang mengikutinya disebabkan oleh pemanasan mendadak dari udara di sekitar jalur petir. Akibatnya udara tersebut memuai dengan kecepatan melebihi kecepatan suara, meskipun gelombang kejutnya kembali ke gelombang suara normal dalam rentang beberapa meter. Gelombang suara terbentuk mengikuti udara atmosfer dan bentuk permukaan setelahnya. Itulah alasan terjadinya Guntur dan petir yang saling menyusul.
Saat kita merenungi semua ini, kita dapat memahami bahwa peristiwa alam ini adalah sesuatu yang sangat menakjubkan. Bagaimana sebuah kekuatan luar biasa semacam itu muncul hanya dari partikel bermuatan positif dan negatif yang tidak terlihat oleh mata telanjang, dan lebih jauh lagi, kenyataan bahwa molekul-molekul nitrogen, yang snagat penting untuk kehidupan, muncul dari kekuatan ini membuktikan petir diciptakan dengan kearifan khusus dan memiliki kekuatan tersembunyi.
Allah secara khusus menarik perhatian kita pada petir ini didalam Al-Qur’an. Arti surat Ar Ra’d, salah satu surat Al-Qur’an adalah “Guruh”. Dalam ayat-ayat tentang petir, Allah berfirman bahwa Allah menghadirkan petir pada manusia sebagai sumber rasa takut dan harapan. Allah juga berfirman bahwa guruh yang muncul saat petir menyambar bertasbih memuji-Nya. Allah telah menciptakan tanda-tanda bagi kita salah satunya adalah Petir. Kita wajib berfikir dan bersyukur bahwa guruh, yang mungkin belum pernah dipikirkan banyak orang dan yang menimbulkan perasaan takut dan pengharapan dalam diri manusia, adalah sebuah sarana yang dengannya rasa takut kepada Allah semakin bertambah dan yang dikirim oleh-Nya untuk tujuan tertentu sebagaimana dikehendaki.
Semoga dengan artikel sederhana ini, kita akan mendapat pengetahuan mengenai kekuasaan Allah salah satunya adalah petir yang memiliki sebuah unsur-unsur yang terkandung didalamnya. Dan semakin meningkatkan iman kita pada Allah SWT. 

Load comments