Pembangunan Pariwisata yang berhasil dengan baik ditandai
dengan meningkatnya arus kunjungan Wisatawan Nusantara (Wisnus) dan wisatawan
Mancanegara (Wisman) akan memberikan manfaat kesejahteraan bagi masyarakat
luas, bagi usaha Pariwisata dan usaha terkait serta Pemerintah selaku Pembina
Pariwisata di daerah.
Ada beberapa manfaat Pembangunan Pariwisata, antara lain :
1.
MANFAAT
EKONOMI
a.
Penerimaan
Devisa
Penerimaan
Devisa Negara dari Pariwisata antara lain bersumber dari uang yang dibelanjakan
oleh wisatawan mancanegara selama yang bersangkutan melakukan perjalanan ke
Indonesia (biaya Akomodasi, makan-minum, transportasi local, kunjungan ke objek
wisata, cenderamata, tip, dan sebagainya), Investasi sektor Pariwisata yang
berasal dari luar negeri, Promosi Pariwisata yang dikeluarkan Negara lain di
Indonesia. Pemerintah juga akan menerima pajak-pajak dan uang asing lain yang
dibelanjakan.
b.
Kesempatan
Berusaha
o
Kesempatan
berusaha yang langsung meliputi : usaha akomodasi, restoran dan rumah makan,
biro perjalanan, usaha cenderamata, penampilan kesenian, dan sebagainya.
o
Kesempatan
berusaha secara tidak langsung yaitu dampak positif terhadap pembangunan
nasional antara lain : sector pertanian, peternakan dan perikanan, industry kerajinan
tangan, dan sebagainya.
c.
Terbukanya
lapangan Kerja
Dibandingkan
dengan sektor yang lainya, Pariwisata merupakan sektor padat karya karena
kegiatan pariwisata membutuhkan pelayanan prima yang membutuhkan tenaga kerja
manusia, seperti Bell Boy, Room Boy,
Waiters, Guide, Housekeeper, juru penerang, juru masak, supir, kasir, dan
sebagainya.
d.
Meningkatnya
Pendapatan Masyarakat
Wisatawan
yang berkunjung akan mengeluarkan sebagian dari uangnya untuk keperluan selama
perjalanannya. Hal ini berarti akan menambah pendapatan masyarakat setempat
seperti biaya penginapan, angkutan local, makan-minum, cenderamata, dan
sebagainya.
e.
Mendorong
pembangunan Sektor-sektor Ekonomi Masyarakat
Pariwisata
juga akan mempengaruhi perkembangan sector ekonomi, antara lain :
o
Industri
hotel yang maju memerlukan daging, telur, sayur, furniture, dan sebagainya. Hal
ini akan merangsang tumbuhnya usaha peternakan, pertanian, dan perkebunan.
o
Wisatawan yang membeli cenderamata barang seni
akan merangsang kretifitas dan kreasi seni untuk menciptakan kerajinan tangan. Dan
dalam prosesnya, akan memerlukan bahan berupa kayu, cat, amplas, dan
sebagainya.
2.
MANFAAT
SOSIAL BUDAYA
o
Pelestarian
Budaya dan Adat Istiadat
Seni
Budaya dan adat istiadat masyarakat yang beraneka ragam merupakan daya tarik
tersendiri bagi wisatawan yaitu agar dapat menikmati, mengagumi, mempelajari
kesenian, serta peninggalan sejarah sehingga akan melestarikan kebudayaan
daerah.
o
Meningkatkan
Kecerdasan Masyarakat
Masyarakat
yang dikunjungi akan mempelajari berbagai aspek dari wisatawan, begitupun
wisatawan akan mengenali masyarakat dan belajar dari hasil kunjungannya.
o
Mengurangi
Konflik Sosial
Saling berkunjung
melalui berwisata dapat mengurangi atau menghilangkan rasa curiga dan
kecemburuan social, karena terjadi komunikasi dan saling mengenal satu sama
lain.
3.
MANFAAT
DALAM BERBANGSA DAN BERNEGARA
o
Saling
berkunjung dan saling mengenal antar masyarakat merupakan kunci mepersatukan
persatuan dan kesatuan.
o
Dengan
lebih mengenal kekayaan dan keindahan tanah air, akan menumbuhkan rasa cinta
tanah air.mancanegara.
o
Memelihara
hubungan baik internasional dalam kegiatan pengembangan pariwisata karena akan
selalu mengadakan pendekatan dan saling menghormati.
4.
MANFAAT
PELESTARIAN LINGKUNGAN
Pada umumnya
pariwisata berusaha untuk memperkenalkan hal yang indah, asli, rapi, bersih,
nyaman, penuh kenangan dan unik. Dalam pariwisata, benda-benda yang menjadi
objek kunjungan akan tetap terpelihara dengan baik untuk meningkatkan kualitas
dan citra pariwisata.